Minggu, 08 November 2015

2. Protokol Layanan E-mail

Dalam kehidupan sehari-hari tentunya internet bukanlah hal yang asing bagi kita. Banyak pekerjaan yang dapat menjadi lebih mudah jika kita dapat mengenal internet. Dalam internet sendiri, untuk saling berkomunikasi dan berinteraksi, baik client-dengan client, client dengan server,dan server dengan server kita memerlukan suatu layanan internet yaitu email.Tentunya tidak banyak orang yang tahu juga bagaimana proses pengirimannya?Nah, untuk itu langsung saja saya akan jelaskan proses emailnya, tapi terlebih dahulu saya jelaskan mengenai protokol-protokol email yang sangat berperan penting . Protokol itu adalah: 1. POP3 (Post Office Protocol) merupakan protokol pengelola email. Fungsi POP 3 adalah mengelola emai yang disimpan di POP3 server lalu dapat di ambil dan di teruskan ke client atau dihapus atau tidak dihapus ke client., selain itu POP3 juga meneruskan data packet dari server kemudian diambil oleh client. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet. 2. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan protokol yang mengatur transport email. Fungsi SMPT adalah mengkoneksikan dengan cara mengirimkan pesan dari suatu srver ke server lain (tujuan). Jika berhasil, maka akan mendapat balasan authentikasi dari server tujuan. Selain itu SMTP juga memberikan pesan antar server sebelum email dikirim. 3. IMAP (Internet Mail Application Protocol) merupakan protokol pengelola email. Fungsinya adalah mengelola email yang disimpan di server, kemudian email tersebut di ambil oleh client, selain itu IMAP juga meneruskan packet data.Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali. IMAP adalah suatu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet. Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima. Untuk menggunakan SMTP bisa dari Microsoft Outlook. biasanya untuk menggunakan SMTP di perlukan settingan : 1. Email Address : contoh —> anda@domainanda.com 2. Incoming Mail (POP3, IMAP or HTTP) server : mail.doaminanda.com 3. Outgoing (SMTP) server : mail.domainanda.com 4. Account Name : anda@domainanda.com 5. Password : password yang telah anda buat sebelumnya Gambar Ilustrasi Proses pengiriman Email Pada ilustrasi diatas Siti memiliki alamat email siti@a.id menulis email nya di komputer menggunakan Thunderbird atau Evolution. Pada kolom To: dia ketikkan alamat tujuan yaitu hendra@b.id. Setelah siti menekan tombol send, email yang dikirim langsung menuju ke mesin SMTP server milik ISP 1 yang bernama smtp.a.id. Pada server smtp.a.id menerima email dari siti (siti@a.id) yang ditujukan kepada hendra (hendra@b.id). Server mengecek smtp.a.id mencek alamat email tujuan yaitu hendra.@b.id. Mesin server smtp.a.id membutuhkan informasi ke server mana email untuk mesin.b.id harus ditujukan. Untuk memperoleh informasi tersebut tentang domain b.id. Kemudian pada mesin Name Server ns.b.id memberitahukan mesin smtp.a.id bahwa semua email yang ditujukan kepada b.id harus dikirim kepada mesin smtp.b.id.Setelah memperoleh jawaban dari ns.c.id bahwa email harus dikirm ke mesin smtp.b.id maka mesin smtp.a.id berusaha untuk menghubungi mesin smtp.b.id.Setelah mesin smtp.b.id berhasil dihubungi, mesin smtp.a.id mengirimkan teks email dari Siti (siti@a.id) yang ditujukan kepada Hendra(henra@b.id) ke mesin smtp.b.id Hendra (hendra@b.id)yang sedang menjalankan perangkat lunak pembaca email dan mengambil email tersebut dari eail server smtp.b.id barulah email dari Siti (siti@a.id) dapat diunduh melalui PC hendra dan di tampilkan isi emailnya. E-mail disampaikan oleh mail client (MUA, mail user agent) ke mail server (MSA, mail submission agent) menggunakan SMTP pada port 587 atau menggunakan traditional port 25. Dari sini, MSA mengirim mail tersebut ke mail transfer agent miliknya (MTA, mail transfer agent). MTA batas harus menemukan host target, dengan menggunakan DNS untuk mencari mail exchange record (MX record) untuk domain penerima. MX record yang kembali berisi nama dari host target. MTA selanjutnya menghubungkan ke exchange server sebagai SMTP client. Ketika MX target menerima pesan yang masuk, akan ditangani oleh mail delivery agent (MDA) untuk pengiriman pesan secara local. Analisis: Saat PC siti diberi perintah mengirim email ke PC Hendra, kemudian email tersebut terlebih dahulu masuk ke server network dimana dia berada server 1(smtp.a.id), disini server dapat melakukan kegiatan sniffing, Pada server sebelumnya sudah saling terkoneksi dan mendapat authentifikasi dari antar server untuk meneruskan paket email yang akan dikirim protokol yang bekerja pada tahap ini adalah SMTP, kemudian email masuk pada server2 (smtp.b.id).Untuk selanjutnya email dikirim ke PC Hendra (PC Destination) pada tahap ini protokol yang bekerja adalah protokol IMAP. Sehingga dari ilustrasi yang diberikan dapat menggambarkan proses pengiriman email,dan apa saja yang terjadidalam prosesnya. Pada proses pengiriman email terjadi kegiatan sniffing yang dilakukan oleh server. Sniffing adalah kegiatan pengendusan traffic data packet pada suatu jaringan. Selain itu Prinsip kerja dan Porses Pengiriman Email, email juga dibedakan berdasarkan format isinya, yakni sebagai berikut: 1. Plain Text Email Adalah jenis email yang sisnya diformat menggunakan sistem America Standart Code for Information Interchange (ASCII). Tulisan yang dibuat dengan format ini tidak dapat dimodifikasi seperti warna, ukuran jenis font dan lain sebagainya. emua sesuai dengan aslinya. Tidak ada pengolahan atau penambahan aksesories. 2. HTML Email Merupakan bahasa standar yang digunakan untuk mengatur tampilan informasi di Internet. Email yang menggunakan format ini umunya dapat disesuaikan dengan selera pengirimnya. Dengan begitu email tersebut dapat ditambahkan macam-macam aksesoris, seperti penggantian jenis font, wat=rna font dan juga besaran font pada tiap bagian surat.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kharista/protokol-yang-bekerja-dalam-proses-email_55292c56f17e6107478b4570
Dalam kehidupan sehari-hari tentunya internet bukanlah hal yang asing bagi kita. Banyak pekerjaan yang dapat menjadi lebih mudah jika kita dapat mengenal internet. Dalam internet sendiri, untuk saling berkomunikasi dan berinteraksi, baik client-dengan client, client dengan server,dan server dengan server kita memerlukan suatu layanan internet yaitu email.Tentunya tidak banyak orang yang tahu juga bagaimana proses pengirimannya?Nah, untuk itu langsung saja saya akan jelaskan proses emailnya, tapi terlebih dahulu saya jelaskan mengenai protokol-protokol email yang sangat berperan penting . Protokol itu adalah: 1. POP3 (Post Office Protocol) merupakan protokol pengelola email. Fungsi POP 3 adalah mengelola emai yang disimpan di POP3 server lalu dapat di ambil dan di teruskan ke client atau dihapus atau tidak dihapus ke client., selain itu POP3 juga meneruskan data packet dari server kemudian diambil oleh client. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet. 2. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan protokol yang mengatur transport email. Fungsi SMPT adalah mengkoneksikan dengan cara mengirimkan pesan dari suatu srver ke server lain (tujuan). Jika berhasil, maka akan mendapat balasan authentikasi dari server tujuan. Selain itu SMTP juga memberikan pesan antar server sebelum email dikirim. 3. IMAP (Internet Mail Application Protocol) merupakan protokol pengelola email. Fungsinya adalah mengelola email yang disimpan di server, kemudian email tersebut di ambil oleh client, selain itu IMAP juga meneruskan packet data.Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali. IMAP adalah suatu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet. Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima. Untuk menggunakan SMTP bisa dari Microsoft Outlook. biasanya untuk menggunakan SMTP di perlukan settingan : 1. Email Address : contoh —> anda@domainanda.com 2. Incoming Mail (POP3, IMAP or HTTP) server : mail.doaminanda.com 3. Outgoing (SMTP) server : mail.domainanda.com 4. Account Name : anda@domainanda.com 5. Password : password yang telah anda buat sebelumnya Gambar Ilustrasi Proses pengiriman Email Pada ilustrasi diatas Siti memiliki alamat email siti@a.id menulis email nya di komputer menggunakan Thunderbird atau Evolution. Pada kolom To: dia ketikkan alamat tujuan yaitu hendra@b.id. Setelah siti menekan tombol send, email yang dikirim langsung menuju ke mesin SMTP server milik ISP 1 yang bernama smtp.a.id. Pada server smtp.a.id menerima email dari siti (siti@a.id) yang ditujukan kepada hendra (hendra@b.id). Server mengecek smtp.a.id mencek alamat email tujuan yaitu hendra.@b.id. Mesin server smtp.a.id membutuhkan informasi ke server mana email untuk mesin.b.id harus ditujukan. Untuk memperoleh informasi tersebut tentang domain b.id. Kemudian pada mesin Name Server ns.b.id memberitahukan mesin smtp.a.id bahwa semua email yang ditujukan kepada b.id harus dikirim kepada mesin smtp.b.id.Setelah memperoleh jawaban dari ns.c.id bahwa email harus dikirm ke mesin smtp.b.id maka mesin smtp.a.id berusaha untuk menghubungi mesin smtp.b.id.Setelah mesin smtp.b.id berhasil dihubungi, mesin smtp.a.id mengirimkan teks email dari Siti (siti@a.id) yang ditujukan kepada Hendra(henra@b.id) ke mesin smtp.b.id Hendra (hendra@b.id)yang sedang menjalankan perangkat lunak pembaca email dan mengambil email tersebut dari eail server smtp.b.id barulah email dari Siti (siti@a.id) dapat diunduh melalui PC hendra dan di tampilkan isi emailnya. E-mail disampaikan oleh mail client (MUA, mail user agent) ke mail server (MSA, mail submission agent) menggunakan SMTP pada port 587 atau menggunakan traditional port 25. Dari sini, MSA mengirim mail tersebut ke mail transfer agent miliknya (MTA, mail transfer agent). MTA batas harus menemukan host target, dengan menggunakan DNS untuk mencari mail exchange record (MX record) untuk domain penerima. MX record yang kembali berisi nama dari host target. MTA selanjutnya menghubungkan ke exchange server sebagai SMTP client. Ketika MX target menerima pesan yang masuk, akan ditangani oleh mail delivery agent (MDA) untuk pengiriman pesan secara local. Analisis: Saat PC siti diberi perintah mengirim email ke PC Hendra, kemudian email tersebut terlebih dahulu masuk ke server network dimana dia berada server 1(smtp.a.id), disini server dapat melakukan kegiatan sniffing, Pada server sebelumnya sudah saling terkoneksi dan mendapat authentifikasi dari antar server untuk meneruskan paket email yang akan dikirim protokol yang bekerja pada tahap ini adalah SMTP, kemudian email masuk pada server2 (smtp.b.id).Untuk selanjutnya email dikirim ke PC Hendra (PC Destination) pada tahap ini protokol yang bekerja adalah protokol IMAP. Sehingga dari ilustrasi yang diberikan dapat menggambarkan proses pengiriman email,dan apa saja yang terjadidalam prosesnya. Pada proses pengiriman email terjadi kegiatan sniffing yang dilakukan oleh server. Sniffing adalah kegiatan pengendusan traffic data packet pada suatu jaringan. Selain itu Prinsip kerja dan Porses Pengiriman Email, email juga dibedakan berdasarkan format isinya, yakni sebagai berikut: 1. Plain Text Email Adalah jenis email yang sisnya diformat menggunakan sistem America Standart Code for Information Interchange (ASCII). Tulisan yang dibuat dengan format ini tidak dapat dimodifikasi seperti warna, ukuran jenis font dan lain sebagainya. emua sesuai dengan aslinya. Tidak ada pengolahan atau penambahan aksesories. 2. HTML Email Merupakan bahasa standar yang digunakan untuk mengatur tampilan informasi di Internet. Email yang menggunakan format ini umunya dapat disesuaikan dengan selera pengirimnya. Dengan begitu email tersebut dapat ditambahkan macam-macam aksesoris, seperti penggantian jenis font, wat=rna font dan juga besaran font pada tiap bagian surat.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kharista/protokol-yang-bekerja-dalam-proses-email_55292c56f17e6107478b4570
Dalam kehidupan sehari-hari tentunya internet bukanlah hal yang asing bagi kita. Banyak pekerjaan yang dapat menjadi lebih mudah jika kita dapat mengenal internet. Dalam internet sendiri, untuk saling berkomunikasi dan berinteraksi, baik client-dengan client, client dengan server,dan server dengan server kita memerlukan suatu layanan internet yaitu email.Tentunya tidak banyak orang yang tahu juga bagaimana proses pengirimannya?Nah, untuk itu langsung saja saya akan jelaskan proses emailnya, tapi terlebih dahulu saya jelaskan mengenai protokol-protokol email yang sangat berperan penting . Protokol itu adalah:

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kharista/protokol-yang-bekerja-dalam-proses-email_55292c56f17e6107478b4570
1. POP3 (Post Office Protocol) merupakan protokol pengelola email. Fungsi POP 3 adalah mengelola emai yang disimpan di POP3 server lalu dapat di ambil dan di teruskan ke client atau dihapus atau tidak dihapus ke client., selain itu POP3 juga meneruskan data packet dari server kemudian diambil oleh client. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kharista/protokol-yang-bekerja-dalam-proses-email_55292c56f17e6107478b4570
   

Beberapa Daftar Protokol untuk Mengakses Email melalui Pihak Ketiga

 


Anda sedang membutuhkan pada layanan email untuk berbalas pesan namun koneksi Anda tidak stabil? Bisa jadi menggunakan email client adalah salah satu solusi untuk melakukannya. Dengan menggunakan email client Anda dapat mengatur email agar bisa digunakan secara offline yaitu dengan menggunakan protocol IMAP. Kenapa harus menggunakan IMAP? Adakah protocol yang lain?
Jika Anda memiliki pertanyaan lain yang berkenaan dengan server protocol yang digunakan pada email, ada baiknya ada membaca Artikel kali ini. Beberapa jenis server telah kami rangkum seperti IMAP, POP maupun SMTP, dari seluruh server protokol email 3 tersebut paling sering digunakan.

POP (Post Office Protocol)

Merupakan alternatif yang dibuat oleh pengembang layanan email untuk menjadikan email secara offline. Pengembangan protocol POP sebenarnya merupakan langkah untuk menghemat penggunaan data. Dimana pengguna yang menggunakan protocol ini dimungkinkan untuk melakukan download semua email yang ada pada server dan menyimpannya pada komputer. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi Anda yang sedang memiliki masalah utama dengan koneksi internet.
Aktifitas Download ini akan terjadi, saat anda sedang terhubung dengan koneksi internet. Seluruh email yang ada pada server Anda akan terdownload pada perangkat komputer. Data yang ada pada server pun otomatis juga akan terhapus, terkadang beberapa layanan akan menyediakan file backup dari seluruh email Anda tersebut. Sedangkan proses pembalasan email juga dapat Anda lakukan secara offline, karena otomatis surat balasan tersebut akan tersimpan sementara pada email client. Ketika terhubung pada internet, baru pesan Anda diteruskan pada server hingga kepada subject tujuan email Anda tersebut.

BisaKomputer - network-icons

IMAP (Internet Message Access Protocol)

Meskipun sama-sama protokol email, POP dan IMAP sangat berbeda.Dengan menggunakan IMAP, maka otomatis protokol yang Anda gunakan akan lebih membutuhkan pada koneksi internet. Hal ini dikarenakan segala email akan tersimpan pada server layanan email tersebut. Dan email client hanya berguna sebagai pengatur aktifitas layanan email tersebut, misalnya saja berbalas email, menghapus ataupun membuat email baru.
Penggunaan aplikasi ini lebih cocok jika Anda selalu memiliki bandwidth yang tersedia. Hal ini berkaitan erat dengan alasan utama tadi, yaitu Anda harus selalu terhubung dengan internet. Namun hal ini akan sangat memudahkan Anda jika Anda melakukan akses dari berbagai perangkat yang berbeda, karena Anda tidak akan perlu repot melakukan backup berulang-ulang pada semua perangkat milik Anda. Selain itu, resiko kehilangan data dari email milik Anda juga akan lebih kecil mengingat segala data Anda di handle oleh penyedia layanan email tersebut.

SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)

Protocol ini dapat juga didefinisikan sebagai pengatur hubungan antara email client dengan tujuan nya. Baik pada protocol POP3 ataupun IMAP menggunakannya sebagai pengatur email yang datang dan keluar. SMTP biasanya dapat Anda temui ketika Anda menggunakan email lient dimana Anda harus menuliskan secara manual tempat server yang akan dijadian tempat penyimpanan email tersebut. Misalkan saja jika Anda akan menggunakan sebuah email client dengan menggunakan akun gmail, maka berikut pengaturannya :
1
2
3
SMTP server : smtp.gmail.com
smtp username : menggunakan nama email milik Anda, contohnya namaemail@gmail.com
smtp password : menggunakan password akun tersebut
Jika Anda mengeksplor lebih jauh sebenarnya banyak sekali varian protocol yang bisa digunakan dalam aktifitas ber-email. Misalkan saja MAPI, dimana konsep dasarnya menggunakan IMAP namun dengan pengembangan pada bagian koneksi dan jangkauan. Menurut pengamatan Penulis, IMAP kini juga lebih sering digunakan oleh penyedia layanan email karena semakin mudahnya mendapatkan koneksi internet. Ditandai dengan Adanya wifi terbuka ataupun warung internet di sekitar lingkungan
Protokol yang Bekerja dalam Proses Email Dalam kehidupan sehari-hari tentunya internet bukanlah hal yang asing bagi kita. Banyak pekerjaan yang dapat menjadi lebih mudah jika kita dapat mengenal internet. Dalam internet sendiri, untuk saling berkomunikasi dan berinteraksi, baik client-dengan client, client dengan server,dan server dengan server kita memerlukan suatu layanan internet yaitu email.Tentunya tidak banyak orang yang tahu juga bagaimana proses pengirimannya?Nah, untuk itu langsung saja saya akan jelaskan proses emailnya, tapi terlebih dahulu saya jelaskan mengenai protokol-protokol email yang sangat berperan penting . Protokol itu adalah: 1. POP3 (Post Office Protocol) merupakan protokol pengelola email. Fungsi POP 3 adalah mengelola emai yang disimpan di POP3 server lalu dapat di ambil dan di teruskan ke client atau dihapus atau tidak dihapus ke client., selain itu POP3 juga meneruskan data packet dari server kemudian diambil oleh client. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet. 2. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan protokol yang mengatur transport email. Fungsi SMPT adalah mengkoneksikan dengan cara mengirimkan pesan dari suatu srver ke server lain (tujuan). Jika berhasil, maka akan mendapat balasan authentikasi dari server tujuan. Selain itu SMTP juga memberikan pesan antar server sebelum email dikirim. 3. IMAP (Internet Mail Application Protocol) merupakan protokol pengelola email. Fungsinya adalah mengelola email yang disimpan di server, kemudian email tersebut di ambil oleh client, selain itu IMAP juga meneruskan packet data.Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali. IMAP adalah suatu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet. Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima. Untuk menggunakan SMTP bisa dari Microsoft Outlook. biasanya untuk menggunakan SMTP di perlukan settingan : 1. Email Address : contoh —> anda@domainanda.com 2. Incoming Mail (POP3, IMAP or HTTP) server : mail.doaminanda.com 3. Outgoing (SMTP) server : mail.domainanda.com 4. Account Name : anda@domainanda.com 5. Password : password yang telah anda buat sebelumnya Gambar Ilustrasi Proses pengiriman Email Pada ilustrasi diatas Siti memiliki alamat email siti@a.id menulis email nya di komputer menggunakan Thunderbird atau Evolution. Pada kolom To: dia ketikkan alamat tujuan yaitu hendra@b.id. Setelah siti menekan tombol send, email yang dikirim langsung menuju ke mesin SMTP server milik ISP 1 yang bernama smtp.a.id. Pada server smtp.a.id menerima email dari siti (siti@a.id) yang ditujukan kepada hendra (hendra@b.id). Server mengecek smtp.a.id mencek alamat email tujuan yaitu hendra.@b.id. Mesin server smtp.a.id membutuhkan informasi ke server mana email untuk mesin.b.id harus ditujukan. Untuk memperoleh informasi tersebut tentang domain b.id. Kemudian pada mesin Name Server ns.b.id memberitahukan mesin smtp.a.id bahwa semua email yang ditujukan kepada b.id harus dikirim kepada mesin smtp.b.id.Setelah memperoleh jawaban dari ns.c.id bahwa email harus dikirm ke mesin smtp.b.id maka mesin smtp.a.id berusaha untuk menghubungi mesin smtp.b.id.Setelah mesin smtp.b.id berhasil dihubungi, mesin smtp.a.id mengirimkan teks email dari Siti (siti@a.id) yang ditujukan kepada Hendra(henra@b.id) ke mesin smtp.b.id Hendra (hendra@b.id)yang sedang menjalankan perangkat lunak pembaca email dan mengambil email tersebut dari eail server smtp.b.id barulah email dari Siti (siti@a.id) dapat diunduh melalui PC hendra dan di tampilkan isi emailnya. E-mail disampaikan oleh mail client (MUA, mail user agent) ke mail server (MSA, mail submission agent) menggunakan SMTP pada port 587 atau menggunakan traditional port 25. Dari sini, MSA mengirim mail tersebut ke mail transfer agent miliknya (MTA, mail transfer agent). MTA batas harus menemukan host target, dengan menggunakan DNS untuk mencari mail exchange record (MX record) untuk domain penerima. MX record yang kembali berisi nama dari host target. MTA selanjutnya menghubungkan ke exchange server sebagai SMTP client. Ketika MX target menerima pesan yang masuk, akan ditangani oleh mail delivery agent (MDA) untuk pengiriman pesan secara local. Analisis: Saat PC siti diberi perintah mengirim email ke PC Hendra, kemudian email tersebut terlebih dahulu masuk ke server network dimana dia berada server 1(smtp.a.id), disini server dapat melakukan kegiatan sniffing, Pada server sebelumnya sudah saling terkoneksi dan mendapat authentifikasi dari antar server untuk meneruskan paket email yang akan dikirim protokol yang bekerja pada tahap ini adalah SMTP, kemudian email masuk pada server2 (smtp.b.id).Untuk selanjutnya email dikirim ke PC Hendra (PC Destination) pada tahap ini protokol yang bekerja adalah protokol IMAP. Sehingga dari ilustrasi yang diberikan dapat menggambarkan proses pengiriman email,dan apa saja yang terjadidalam prosesnya. Pada proses pengiriman email terjadi kegiatan sniffing yang dilakukan oleh server. Sniffing adalah kegiatan pengendusan traffic data packet pada suatu jaringan. Selain itu Prinsip kerja dan Porses Pengiriman Email, email juga dibedakan berdasarkan format isinya, yakni sebagai berikut: 1. Plain Text Email Adalah jenis email yang sisnya diformat menggunakan sistem America Standart Code for Information Interchange (ASCII). Tulisan yang dibuat dengan format ini tidak dapat dimodifikasi seperti warna, ukuran jenis font dan lain sebagainya. emua sesuai dengan aslinya. Tidak ada pengolahan atau penambahan aksesories. 2. HTML Email Merupakan bahasa standar yang digunakan untuk mengatur tampilan informasi di Internet. Email yang menggunakan format ini umunya dapat disesuaikan dengan selera pengirimnya. Dengan begitu email tersebut dapat ditambahkan macam-macam aksesoris, seperti penggantian jenis font, wat=rna font dan juga besaran font pada tiap bagian surat.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kharista/protokol-yang-bekerja-dalam-proses-email_55292c56f17e6107478b4570
Protokol yang Bekerja dalam Proses Email Dalam kehidupan sehari-hari tentunya internet bukanlah hal yang asing bagi kita. Banyak pekerjaan yang dapat menjadi lebih mudah jika kita dapat mengenal internet. Dalam internet sendiri, untuk saling berkomunikasi dan berinteraksi, baik client-dengan client, client dengan server,dan server dengan server kita memerlukan suatu layanan internet yaitu email.Tentunya tidak banyak orang yang tahu juga bagaimana proses pengirimannya?Nah, untuk itu langsung saja saya akan jelaskan proses emailnya, tapi terlebih dahulu saya jelaskan mengenai protokol-protokol email yang sangat berperan penting . Protokol itu adalah: 1. POP3 (Post Office Protocol) merupakan protokol pengelola email. Fungsi POP 3 adalah mengelola emai yang disimpan di POP3 server lalu dapat di ambil dan di teruskan ke client atau dihapus atau tidak dihapus ke client., selain itu POP3 juga meneruskan data packet dari server kemudian diambil oleh client. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet. 2. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan protokol yang mengatur transport email. Fungsi SMPT adalah mengkoneksikan dengan cara mengirimkan pesan dari suatu srver ke server lain (tujuan). Jika berhasil, maka akan mendapat balasan authentikasi dari server tujuan. Selain itu SMTP juga memberikan pesan antar server sebelum email dikirim. 3. IMAP (Internet Mail Application Protocol) merupakan protokol pengelola email. Fungsinya adalah mengelola email yang disimpan di server, kemudian email tersebut di ambil oleh client, selain itu IMAP juga meneruskan packet data.Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali. IMAP adalah suatu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet. Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima. Untuk menggunakan SMTP bisa dari Microsoft Outlook. biasanya untuk menggunakan SMTP di perlukan settingan : 1. Email Address : contoh —> anda@domainanda.com 2. Incoming Mail (POP3, IMAP or HTTP) server : mail.doaminanda.com 3. Outgoing (SMTP) server : mail.domainanda.com 4. Account Name : anda@domainanda.com 5. Password : password yang telah anda buat sebelumnya Gambar Ilustrasi Proses pengiriman Email Pada ilustrasi diatas Siti memiliki alamat email siti@a.id menulis email nya di komputer menggunakan Thunderbird atau Evolution. Pada kolom To: dia ketikkan alamat tujuan yaitu hendra@b.id. Setelah siti menekan tombol send, email yang dikirim langsung menuju ke mesin SMTP server milik ISP 1 yang bernama smtp.a.id. Pada server smtp.a.id menerima email dari siti (siti@a.id) yang ditujukan kepada hendra (hendra@b.id). Server mengecek smtp.a.id mencek alamat email tujuan yaitu hendra.@b.id. Mesin server smtp.a.id membutuhkan informasi ke server mana email untuk mesin.b.id harus ditujukan. Untuk memperoleh informasi tersebut tentang domain b.id. Kemudian pada mesin Name Server ns.b.id memberitahukan mesin smtp.a.id bahwa semua email yang ditujukan kepada b.id harus dikirim kepada mesin smtp.b.id.Setelah memperoleh jawaban dari ns.c.id bahwa email harus dikirm ke mesin smtp.b.id maka mesin smtp.a.id berusaha untuk menghubungi mesin smtp.b.id.Setelah mesin smtp.b.id berhasil dihubungi, mesin smtp.a.id mengirimkan teks email dari Siti (siti@a.id) yang ditujukan kepada Hendra(henra@b.id) ke mesin smtp.b.id Hendra (hendra@b.id)yang sedang menjalankan perangkat lunak pembaca email dan mengambil email tersebut dari eail server smtp.b.id barulah email dari Siti (siti@a.id) dapat diunduh melalui PC hendra dan di tampilkan isi emailnya. E-mail disampaikan oleh mail client (MUA, mail user agent) ke mail server (MSA, mail submission agent) menggunakan SMTP pada port 587 atau menggunakan traditional port 25. Dari sini, MSA mengirim mail tersebut ke mail transfer agent miliknya (MTA, mail transfer agent). MTA batas harus menemukan host target, dengan menggunakan DNS untuk mencari mail exchange record (MX record) untuk domain penerima. MX record yang kembali berisi nama dari host target. MTA selanjutnya menghubungkan ke exchange server sebagai SMTP client. Ketika MX target menerima pesan yang masuk, akan ditangani oleh mail delivery agent (MDA) untuk pengiriman pesan secara local. Analisis: Saat PC siti diberi perintah mengirim email ke PC Hendra, kemudian email tersebut terlebih dahulu masuk ke server network dimana dia berada server 1(smtp.a.id), disini server dapat melakukan kegiatan sniffing, Pada server sebelumnya sudah saling terkoneksi dan mendapat authentifikasi dari antar server untuk meneruskan paket email yang akan dikirim protokol yang bekerja pada tahap ini adalah SMTP, kemudian email masuk pada server2 (smtp.b.id).Untuk selanjutnya email dikirim ke PC Hendra (PC Destination) pada tahap ini protokol yang bekerja adalah protokol IMAP. Sehingga dari ilustrasi yang diberikan dapat menggambarkan proses pengiriman email,dan apa saja yang terjadidalam prosesnya. Pada proses pengiriman email terjadi kegiatan sniffing yang dilakukan oleh server. Sniffing adalah kegiatan pengendusan traffic data packet pada suatu jaringan. Selain itu Prinsip kerja dan Porses Pengiriman Email, email juga dibedakan berdasarkan format isinya, yakni sebagai berikut: 1. Plain Text Email Adalah jenis email yang sisnya diformat menggunakan sistem America Standart Code for Information Interchange (ASCII). Tulisan yang dibuat dengan format ini tidak dapat dimodifikasi seperti warna, ukuran jenis font dan lain sebagainya. emua sesuai dengan aslinya. Tidak ada pengolahan atau penambahan aksesories. 2. HTML Email Merupakan bahasa standar yang digunakan untuk mengatur tampilan informasi di Internet. Email yang menggunakan format ini umunya dapat disesuaikan dengan selera pengirimnya. Dengan begitu email tersebut dapat ditambahkan macam-macam aksesoris, seperti penggantian jenis font, wat=rna font dan juga besaran font pada tiap bagian surat.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kharista/protokol-yang-bekerja-dalam-proses-email_55292c56f17e6107478b4570
Protokol yang Bekerja dalam Proses Email Dalam kehidupan sehari-hari tentunya internet bukanlah hal yang asing bagi kita. Banyak pekerjaan yang dapat menjadi lebih mudah jika kita dapat mengenal internet. Dalam internet sendiri, untuk saling berkomunikasi dan berinteraksi, baik client-dengan client, client dengan server,dan server dengan server kita memerlukan suatu layanan internet yaitu email.Tentunya tidak banyak orang yang tahu juga bagaimana proses pengirimannya?Nah, untuk itu langsung saja saya akan jelaskan proses emailnya, tapi terlebih dahulu saya jelaskan mengenai protokol-protokol email yang sangat berperan penting . Protokol itu adalah: 1. POP3 (Post Office Protocol) merupakan protokol pengelola email. Fungsi POP 3 adalah mengelola emai yang disimpan di POP3 server lalu dapat di ambil dan di teruskan ke client atau dihapus atau tidak dihapus ke client., selain itu POP3 juga meneruskan data packet dari server kemudian diambil oleh client. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet. 2. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan protokol yang mengatur transport email. Fungsi SMPT adalah mengkoneksikan dengan cara mengirimkan pesan dari suatu srver ke server lain (tujuan). Jika berhasil, maka akan mendapat balasan authentikasi dari server tujuan. Selain itu SMTP juga memberikan pesan antar server sebelum email dikirim. 3. IMAP (Internet Mail Application Protocol) merupakan protokol pengelola email. Fungsinya adalah mengelola email yang disimpan di server, kemudian email tersebut di ambil oleh client, selain itu IMAP juga meneruskan packet data.Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali. IMAP adalah suatu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet. Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima. Untuk menggunakan SMTP bisa dari Microsoft Outlook. biasanya untuk menggunakan SMTP di perlukan settingan : 1. Email Address : contoh —> anda@domainanda.com 2. Incoming Mail (POP3, IMAP or HTTP) server : mail.doaminanda.com 3. Outgoing (SMTP) server : mail.domainanda.com 4. Account Name : anda@domainanda.com 5. Password : password yang telah anda buat sebelumnya Gambar Ilustrasi Proses pengiriman Email Pada ilustrasi diatas Siti memiliki alamat email siti@a.id menulis email nya di komputer menggunakan Thunderbird atau Evolution. Pada kolom To: dia ketikkan alamat tujuan yaitu hendra@b.id. Setelah siti menekan tombol send, email yang dikirim langsung menuju ke mesin SMTP server milik ISP 1 yang bernama smtp.a.id. Pada server smtp.a.id menerima email dari siti (siti@a.id) yang ditujukan kepada hendra (hendra@b.id). Server mengecek smtp.a.id mencek alamat email tujuan yaitu hendra.@b.id. Mesin server smtp.a.id membutuhkan informasi ke server mana email untuk mesin.b.id harus ditujukan. Untuk memperoleh informasi tersebut tentang domain b.id. Kemudian pada mesin Name Server ns.b.id memberitahukan mesin smtp.a.id bahwa semua email yang ditujukan kepada b.id harus dikirim kepada mesin smtp.b.id.Setelah memperoleh jawaban dari ns.c.id bahwa email harus dikirm ke mesin smtp.b.id maka mesin smtp.a.id berusaha untuk menghubungi mesin smtp.b.id.Setelah mesin smtp.b.id berhasil dihubungi, mesin smtp.a.id mengirimkan teks email dari Siti (siti@a.id) yang ditujukan kepada Hendra(henra@b.id) ke mesin smtp.b.id Hendra (hendra@b.id)yang sedang menjalankan perangkat lunak pembaca email dan mengambil email tersebut dari eail server smtp.b.id barulah email dari Siti (siti@a.id) dapat diunduh melalui PC hendra dan di tampilkan isi emailnya. E-mail disampaikan oleh mail client (MUA, mail user agent) ke mail server (MSA, mail submission agent) menggunakan SMTP pada port 587 atau menggunakan traditional port 25. Dari sini, MSA mengirim mail tersebut ke mail transfer agent miliknya (MTA, mail transfer agent). MTA batas harus menemukan host target, dengan menggunakan DNS untuk mencari mail exchange record (MX record) untuk domain penerima. MX record yang kembali berisi nama dari host target. MTA selanjutnya menghubungkan ke exchange server sebagai SMTP client. Ketika MX target menerima pesan yang masuk, akan ditangani oleh mail delivery agent (MDA) untuk pengiriman pesan secara local. Analisis: Saat PC siti diberi perintah mengirim email ke PC Hendra, kemudian email tersebut terlebih dahulu masuk ke server network dimana dia berada server 1(smtp.a.id), disini server dapat melakukan kegiatan sniffing, Pada server sebelumnya sudah saling terkoneksi dan mendapat authentifikasi dari antar server untuk meneruskan paket email yang akan dikirim protokol yang bekerja pada tahap ini adalah SMTP, kemudian email masuk pada server2 (smtp.b.id).Untuk selanjutnya email dikirim ke PC Hendra (PC Destination) pada tahap ini protokol yang bekerja adalah protokol IMAP. Sehingga dari ilustrasi yang diberikan dapat menggambarkan proses pengiriman email,dan apa saja yang terjadidalam prosesnya. Pada proses pengiriman email terjadi kegiatan sniffing yang dilakukan oleh server. Sniffing adalah kegiatan pengendusan traffic data packet pada suatu jaringan. Selain itu Prinsip kerja dan Porses Pengiriman Email, email juga dibedakan berdasarkan format isinya, yakni sebagai berikut: 1. Plain Text Email Adalah jenis email yang sisnya diformat menggunakan sistem America Standart Code for Information Interchange (ASCII). Tulisan yang dibuat dengan format ini tidak dapat dimodifikasi seperti warna, ukuran jenis font dan lain sebagainya. emua sesuai dengan aslinya. Tidak ada pengolahan atau penambahan aksesories. 2. HTML Email Merupakan bahasa standar yang digunakan untuk mengatur tampilan informasi di Internet. Email yang menggunakan format ini umunya dapat disesuaikan dengan selera pengirimnya. Dengan begitu email tersebut dapat ditambahkan macam-macam aksesoris, seperti penggantian jenis font, wat=rna font dan juga besaran font pada tiap bagian surat.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kharista/protokol-yang-bekerja-dalam-proses-email_55292c56f17e6107478b4570

Tidak ada komentar:

Posting Komentar